Thursday, 9 May 2013

Puisi Ustadz Jefri Al-Bukhori

Sungguh Puisi yang menyentuh hati,, sayapun tak berhenti melantunkan puisi tersebut.. sungguh indah bait yang telah Almarhum ciptakan. "Tidak ada lagi Ustadz yang membawa kedamaian bagi kita semua". Damai Indonesiaku. Berikut puisi yang beliau ciptakan ..

Siapakah engkau ya Muhammad..
Begitu dahsyatnya engkau berada di relung hati kami..
Seluruh para penghuni alam ini membicarakan engkau..
Jika bukan karena Engkau ya Muhammad...
Semua kami tidak akan pernah mengenal Robb kami...

Duhai ALLAH...
Maukah Engkau menghadirkan Beliau dalam mimpi kami?...
memandang kesejukan wajahnya dalam pelukan hati...
Mendengar kemerduan suaranya memanggil ENGKAU...
sebentar saja YA ALLAH...

Duhai ALLAH...
Semoga ENgkau Bangkitkan kami dalam barisan...
yang sama bersama Rosul kami...
Ya Habibi Ya Rosululloh...
Dari yang merindukanmu...

Kepergian Pendakwah di Negeri ini, Selamat jalan Ustadz. Jefri Al-buchori

Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebagian di antara tanda dekatnya hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, khamr ditenggak, dan perzinaan bermunculan -di mana-mana-.” (HR. Bukhari dan Muslim, lihat Syarh Muslim [8/267])
Pagi ini, mendapatkan kabar salah satu pendakwah di Negeri kita Ust. Jefri Al-Buchori meninggal dunia, akibat kecelakaan motor seperti yang dimuat di beberapa media membuat hatiku bergetar dan sedikit tak karuan. Kenapa? jelas saya mengingat tentang kematian dan hadits di atas.
Ust. Jefri adalah sosok pemuda yang luar biasa, beliau mewakafkan dirinya di jalan Allah, padahal dulunya dia termasuk orang-orang yang ingkar terlibat kenakalan remaja juga sindikat pengguna narkoba. Namun, titik balik kehidupannya berubah drastis. Dia mulai berdakwah lewat musik, ceramah dan juga beberapa karya entertain lainnya. Beliau sosok yang luar biasa.
Entah kenapa, pagi ini hatiku tak karuan. Mendengar berita duka telah meninggalnya Ust. Jefri membuat bulu kudukku merinding, hatiku bergetar seakan tak mau menerima berita itu. Mungkin inilah yang dinamakan orang-orang dengan kharisma karena kebaikannya yang luar biasa membuat hampir di seluruh penjuru bumi pertiwi geger dengan pemberitaan pagi ini.
Kata orang-orang bijak, setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Untuk kejadian pagi ini, kita harus mengambil ibrahnya. Dari sosok pemuda yang mempunyai semangat yang luar bisa ini memberikan kita tentang pelajaran hidup, bagaimana menjadi orang yang luar biasa mengubah titik nadhir kehidupan kita dari keburukan hingga menjadi orang yang bermanfaat.
Seperti yang tercantum dalam Al-quran QS Ali Imran ayat 185 bahwa tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati. Kita semuanya akan mati, tanpa memandang status, presiden, menteri,ustadz, eyang, orang pintar, artis dunia, raja hingga rakyat biasa dan rakyat jelata. Semuanya akan mati. Oleh karena itu, berita ini memberikan kita kode atau pun pesan supaya mempersiapkan diri.
Terakhir, seperti hadits yang dikutip diatas, bahwa salah satu tanda-tanda kiamat adalah diangkatnya ilmu dari dunia. Dan kepergian ust. Jefri Albuchori adalah salah satu orang yang berilmu, dipanggil menuju keharibaan Allah SWT merupakan salah satu tanda-tanda tersebut. Semoga kita terus memperbaiki diri, mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian dan hari akhir.
Selamat Jalan Ust. Jefri Al-buchori, tugasmu sebagai pendakwah telah selesai. Semua takdir telah digariskan oleh yang Maha Kuasa. Ust. Jefri telah mengumpulkan kertas tugas, ujian, dan makalah kehidupannya. Tinggal kita yang masih ditinggalkannya, semoga kita juga bisa mengisi kertas tugas dan kertas ujian ini dengan sebaik-baiknya. Selamat jalan Ustadz Jefri, semoga Allah menerimamu dan menempatkanmu bersama orang-orang sholeh lainnya di jannah-Nya. Amin ya Rabb Al-amin.